Apa itu Vertigo ?
Vertigo berasal dari bahasa yunani, "vertere" yang artinya memutar. vertigo adalah perasaan bergerak atau berputar sementara orang tersebut sebenernya sedang diam. perasaan berputar yang terjadi ada 2 macam, yaitu orang tersebut yang merasakan dirinya berputar ( vertigo subyektif ) atau merasa lingkungan di sekitarnya yang berputar mengelilinginya ( vertigo obyektif ). kadang, keluhan tersebut disertai rasa mual. kelainan ini terjadi karena gangguan keseimbangan baik sentral atau perifer, dan juga kelainan pada telinga dapat menyebabkan vertigo. untuk menentukan kelainan yang menyebabkan vertigo, dokter THT biasanya akan melakukan pemeriksaan ENG (elektronistagmografi).
Vertigo berasal dari bahasa yunani, "vertere" yang artinya memutar. vertigo adalah perasaan bergerak atau berputar sementara orang tersebut sebenernya sedang diam. perasaan berputar yang terjadi ada 2 macam, yaitu orang tersebut yang merasakan dirinya berputar ( vertigo subyektif ) atau merasa lingkungan di sekitarnya yang berputar mengelilinginya ( vertigo obyektif ). kadang, keluhan tersebut disertai rasa mual. kelainan ini terjadi karena gangguan keseimbangan baik sentral atau perifer, dan juga kelainan pada telinga dapat menyebabkan vertigo. untuk menentukan kelainan yang menyebabkan vertigo, dokter THT biasanya akan melakukan pemeriksaan ENG (elektronistagmografi).
Ada berapa jenis Vertigo itu?
Ada beberapa jenis vertigo berdasarkan penyebabnya.
1. Vertigo epilepta yaitu pusing yang mengiringi atau terjadi sesuadah serangan ayan ( epilepsi ).
2. Vertigo laryngea yaitu pusing karena serangan batuk.
3. Vertigo nocturna yaitu rasa seolah-olah akan terjatuh pada permulaan tidur.
4. Vertigo ocularis yaitu pusing karena penyakit mata khususnya karena kelumpuhan / ketidakseimbangan kegiatan otot-otot bola mata.
5. Vertigo rotatoria yaitu pusing seolah-olah semua di sekitar badan berputar-putar.
BPPV ( Benign Paroxysmal Positional Vertigo) merupakan jenis vertigo yang sering dialami, yaitu vertigo yang terjadi mendadak dan berlangsung cepat ( < 1 menit ). perubahan posisi kepala ( terjadi ketika penderita berbaring , bangun, berguling di atas tempat tidur atau menoleh ke belakang ) biasanya memicu terjadinya vertigo jenis ini. penyakit ini disebabkan adanya endapan kalsium dalam satu kanalis semisirkularis di telinga bagian dalam. vertigo jenis ini cukup mengerikan, tetapi tidak berbahaya dan biasanya menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan, tanpa disertai hilangnya pendengaran maupun telinga berdenging. yang terakhir yaitu vertigo jenis AVN, terjadi karena serabut saraf yang ada di telinga mengalami pembengkakan.
1. Vertigo epilepta yaitu pusing yang mengiringi atau terjadi sesuadah serangan ayan ( epilepsi ).
2. Vertigo laryngea yaitu pusing karena serangan batuk.
3. Vertigo nocturna yaitu rasa seolah-olah akan terjatuh pada permulaan tidur.
4. Vertigo ocularis yaitu pusing karena penyakit mata khususnya karena kelumpuhan / ketidakseimbangan kegiatan otot-otot bola mata.
5. Vertigo rotatoria yaitu pusing seolah-olah semua di sekitar badan berputar-putar.
BPPV ( Benign Paroxysmal Positional Vertigo) merupakan jenis vertigo yang sering dialami, yaitu vertigo yang terjadi mendadak dan berlangsung cepat ( < 1 menit ). perubahan posisi kepala ( terjadi ketika penderita berbaring , bangun, berguling di atas tempat tidur atau menoleh ke belakang ) biasanya memicu terjadinya vertigo jenis ini. penyakit ini disebabkan adanya endapan kalsium dalam satu kanalis semisirkularis di telinga bagian dalam. vertigo jenis ini cukup mengerikan, tetapi tidak berbahaya dan biasanya menghilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu atau bulan, tanpa disertai hilangnya pendengaran maupun telinga berdenging. yang terakhir yaitu vertigo jenis AVN, terjadi karena serabut saraf yang ada di telinga mengalami pembengkakan.
Pada dasarnya keseimbangan tubuh dikendalikan oleh otak kecil yang mendapat informasi mengenai posisi tubuh dari organ keseimbangan di telinga tengah dan mata. vertigo biasanya timbul akibat gangguan telinga tengah dan dalam atau ganguan penglihatan. gangguan pada otak kecil yang mengakibatkan vertigo jarang sekali ditemukan. namun, kurangnya pasokan oksigen ke otak dapat pula menyebabkan vertigo. beberapa jenis obat, seperti kina, streptomisin, dan salisilat, diketahui dapat menimbulkan radang kronis telinga dalam yang dapat menimbulkan vertigo. selain itu, vertigo juga dapat dipicu oleh keadaan lingkungan, motion sickness ( mabuk darat, mabuk laut ), obat-obatan, alkohol, gentamisin, kelainan sirkulasi pada pembuluh darah arteri vertebral. terkadang vertigo juga merupakan salah satu gejala awal terjadinya stoke ringan, sebagai akibat pecahnya pembuluh darah akibat tekanan darah tinggi ( hipertensi ). biasanya vertigo yang diakibatkan oleh kurangnya oksigen ke otak ini akan disertai dengan mual dan muntah.
Bagaimana cara mengatasinya?
Vertigo biasanya di atasi dengan menangani seusai penyebabnya. misal, vertigo disebabkan gangguan telinga, maka di obati gangguan telinganya, jika vertigo disebabkan gangguan openglihatan, maka diobati gangguan penglihatannya. keluhan vertigo pun akan hilang sendirinya seiring dengan sembuhnya gangguan yang mendasari vertigo tersebut. pemberian vitamin b12, b1, antihistamin, diuretika, dan pembatasan konsumsi garam telah diketahui dapat mengurangi keluhan vertigo.
Vertigo biasanya di atasi dengan menangani seusai penyebabnya. misal, vertigo disebabkan gangguan telinga, maka di obati gangguan telinganya, jika vertigo disebabkan gangguan openglihatan, maka diobati gangguan penglihatannya. keluhan vertigo pun akan hilang sendirinya seiring dengan sembuhnya gangguan yang mendasari vertigo tersebut. pemberian vitamin b12, b1, antihistamin, diuretika, dan pembatasan konsumsi garam telah diketahui dapat mengurangi keluhan vertigo.
Comments
Post a Comment